Militer Myanmar Tangkap Warga Asing dan Blokir Internet

Anton Suhartono
Militer Myanmar menangkap warga Australia yang juga penasihat eokonomi Aung San Suu Kyi (Foto: Reuters)

Turnell merupakan profesor ekonomi dari Universitas Macquarie Sydney. Dia bekerja untuk Suu Kyi sejak beberapa tahun lalu.

Sementara itu pemerintahan Myanmar hasil kudeta memblokir internet untuk membendung unjuk rasa menentang kudeta yang berlangsung di berbagai kota, termasuk Yangon.

Puluhan ribu orang turun ke jalan di kota-kota Myanmar pada Sabtu untuk mengecam kudeta serta mendesak pembebasan Suu Kyi.

Mereka meneriakkan, "Diktator militer, gagal, gagal, Demokrasi, menang, menang".

Pada Sabtu malam sempat beredar rumor Suu Kyi dibebaskan, namun segera dibantah pengacaranya.

Warga mengatakan, pesan itu dibagikan oleh media yang dikelola militer, Myawaddy. 
Pengacara Suu Kyi, Khin Maung Zaw, membantah pemimpin berusia 75 tahun itu dibebaskan dan mengatakan masih dalam tahanan.

Kelompok pemantau NetBlocks Internet Observatory melaporkan, pemblokiran internet secara nasional membuat konektivitas turun hingga 16 persen dari normal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Pengguna Internet Perempuan di Indonesia Hampir Menyamai Laki-Laki 49,97 Persen

57 tahun lalu

Gen Z dan Milenial Jadi Pengguna Internet Terbesar di Indonesia

57 tahun lalu

Pulau Jawa Pengguna Internet Terbanyak di Indonesia, Penetrasi 85,95 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal