Militer Israel Klaim Cegat Rudal Balistik yang Diluncurkan Hizbullah dari Lebanon

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi agresi militer Israel di Lebanon. (Foto: AP)

Hizbullah dan Israel telah saling serang sejak awal Oktober 2023, tak lama setelah rezim zionis melancarkan perang genosida terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, menyusul "Operasi Banjir al-Aqsa" oleh Hamas. Gerakan perlawanan Lebanon itu telah bersumpah untuk terus melancarkan serangan balasan selama Israel melanjutkan perangnya di Gaza. 

Selama hampir 12 bulan ini, serangan militer zionis di Jalur Gaza telah menewaskan sedikitnya 41.467 warga Palestina. Sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. 

Para pejabat Hizbullah telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak menginginkan perang dengan Israel. Akan tetapi, mereka juga menegaskan siap berperang jika itu memang harus terjadi. 

Dua perang Israel yang dilancarkan terhadap Lebanon pada 2000 dan 2006 menghadapi perlawanan kuat dari Hizbullah, yang mengakibatkan mundurnya pasukan rezim Yahudi itu di kedua konflik tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
14 jam lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Internasional
15 jam lalu

Israel Pusing, Senjatanya Terlalu Canggih untuk Cegat Drone Murah Hizbullah

Internasional
22 jam lalu

Pilu! 8.000 Jenazah Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal