Sementara itu Kementerian Intelijen Iran mengeklaim militernya berhasil mengalahkan AS dalam perang. Kini, AS mengubah ke bentuk perang yang lain. Taktik AS yang baru termasuk tekanan ekonomi, serangan siber, penyelundupan senjata, pembunuhan, hingga kampanye media untuk memusuhi Iran.
“Musuh yang kalah di medan perang kini telah mengalihkan fokus ke perang lunak, perang kognitif, dan provokasi sosial,” katanya.
Kementerian Intelijen memperingatkan kepada warganya bahwa pihak berwenang Iran akan menindak tegas setiap atktivitas mata-mata atau separatisme.