Milisi Pemberontak Taliban Minta Biden Lanjutkan Kebijakan Trump di Afghanistan

Arif Budiwinarto
Joe Biden diharapkan melanjutkan kebijakan Donald Trump di Afghanistan setelah resmi dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat yang baru. (foto: AFP)

"Negara Islam ingin menekankan kepada presiden Amerika terpilih yang baru dan pemerintahan masa depan bahwa implementasi perjanjian itu adalah alat yang paling masuk akal dan efektif untuk mengakhiri konflik antara kedua negara kami," demikian pernyataan Taliban dikutip dari Reuters, Selasa (10/11/2020).

Kekerasan di Afghanistan meningkat

Kekerasan di seluruh wilayah Afghanistan meningkat yang melibatkan Taliban dalam sejumlah insiden penyerangan di ibu kota Kabul, termasuk pada beberapa pangkalan sementara pasukan AS.

Insiden penyerangan terjadi menyusul kegagalan pembicaraan antara pemerintah Afghanistan dengan perwakilan Taliban di Doha, ibu kota Qatar.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sempat mempertanyakan kemungkinan penyerangan tersebut dilakukan oleh sel-sel milisi Al-Qaeda di Afghanistan. Namun, seorang pejabat senior PBB menyebut sejumlah aksi penyerangan masih sangat terikat dengan Taliban.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
6 jam lalu

Legenda Spanyol Dicekal Masuk AS jelang Final Piala Dunia 2026, Minta Bantuan Trump

1 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

1 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

1 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal