"Apa yang disebutkan adalah Abramovich menyediakan kekayaannya bagi Putin, secara rahasia diberikan kepada Putin dan kroni-kroninya, itu merupakan pandangan yang bisa ditangkap oleh pembaca rasional dan umum," kata Tomlinson, mengenai buku Belton.
Dia menambahkan, Belton menulis buku tersebut berdasarkan keterangan dari sumber tidak bisa diandalkan, seperti Sergei Pugachev, pengusaha Rusia yang kemudian berseberangan dengan Kremlin.
Pugachev menolak mengomentari kasus yang tengah bergulir ini, namun menegaskan siap bertanggung jawab terhadap pemerintah Rusia.
Lebih lanjut Tomlinson juga menyinggung soal isi buku yang menyebut Putin memerintahkan Abramovich untuk membeli klub Chelsea dengan tujuan untuk mengganggu Barat serta untuk membangun sekat pengaruh Rusia.
"Pembaca umum dan rasional pasti akan memiliki pandangan bahwa Roman Abramovich diperintahkan untuk membeli Chelsea. Jadi dia dimanfaatkan sebagai wajah dari rezim yang korup dan berbahaya," kata Tomlinson.