Mesranya Rusia-Korut, Kerja Sama Militer Makin Kuat Pascakunjungan Menhan Shoigu

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un (kanan), saat menyambut Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu (kiri), dalam jamuan makan malam di Pyongyang, Rabu (26/7/2023). (Foto: KCNA via Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Menteri Pertahanan Rusia, Sergei Shoigu, selama kunjungannya ke Pyongyang sejak Selasa (25/7/2023) lalu telah membahas sejumlah hal penting dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un

Salah satu topik yang dibacarakan keduanya yaitu tentang pengembangan kerja sama pertahanan taktis dan strategis antara kedua negara. Hal itu terungkap lewat laporan Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) yang dikelola Korut, Jumat (28/7/2023).

Dalam pertemuan tersebut, kata KCNA, Kim bertukar pandangan dengan Shoigu. Pemimpin Korut itu menjelaskan penilaian dan pendirian prinsip Pyongyang atas lingkungan keamanan internasional yang berubah dengan cepat. Selain itu, dia juga membahas soal situasi militer dan politik semenanjung Korea. 

“Mereka (Kim dan Shoigu) membahas beberapa masalah yang muncul dalam pengembangan lebih lanjut kolaborasi strategis dan taktis serta kerja sama antara kedua negara di bidang pertahanan dan keamanan,” ungkap KCNA.

Delegasi Rusia yang dipimpin oleh Shoigu meninggalkan Pyongyang, Jumat ini. Sebelum mereka bertolak kembali ke Moskow, sejumlah pejabat tinggi dan pemimpin militer Korut menggelar upacara perpisahan bagi Shoigu dan rombongannya.

Upacara itu antara lain dihadiri oleh Menteri Pertahanan Korut, Kang Sun Nam; Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea, Jong Kyong Thaek, dan; Kepala Staf Umum Tentara Rakyat Korea, Pak Su Il. Selain itu, upacara pelepasan itu juga diikuti para pejabat militer senior lainnya, serta Wakil Menteri Luar Negeri Korut Im Chon Il, dan; Duta Besar Rusia untuk Korut, Alexandr Matsegora.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal