"Dengan pelonggaran pembatasan pergerakan dan akses di berbagai tempat, kita bisa mengirim pasokan medis dan darurat ke tempat yang paling membutuhkan dan memeriksa jalan-jalan utama untuk mengantisipasi bahaya ledakan," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.
Haq melanjutkan, Koordinator Bantuan Darurat PBB Tom Fletcher mengalokasikan dana tambahan 11 juta dolar dari Dana Tanggap Darurat Pusat (CERF) untuk mendukung mempercepat operasi kemanusiaan di Gaza menjelang musim dingin.
"Ini menyusul alokasi 9 juta dolar pekan lalu untuk memastikan pasokan bahan bakar yang cukup agar layanan penyelamatan nyawa tetap berjalan di penjuru Jalur Gaza, sehingga total pendanaan CERF terbaru untuk Gaza menjadi 20 juta dolar," katanya.
Fletcher memperingatkan, tanpa kontribusi baru untuk CERF, bantuan penting tidak akan bisa mengalir kepada orang-orang yang bergantung pada bantuan tersebut.
Berdasarkan rencana kemanusiaan 60 hari pertama, PBB dan mitra akan memberikan bantuan dan layanan penyelamatan nyawa kepada orang-orang di seluruh Jalur Gaza, termasuk makanan, air bersih, kesehatan, tempat tinggal, perlengkapan kebersihan, serta layanan perlindungan lain.