Menyentuh, Ini Isi Khotbah Salat Jumat di Lokasi Penembakan

Anton Suhartono
Ribuan muslim mengikuti Salat Jumat di Hagley Park, di depan Masjid An Nur (Foto: AFP)

"Hari ini, dari tempat yang sama, saya melihat keluar dan melihat cinta dan kasih sayang di mata ribuan sesama warga Selandia Baru serta masyarakat lainnya dari seluruh dunia, yang memenuhi hati jutaan lebih yang tidak bersama kami secara fisik, tetapi memiliki semangat yang sama."

Lebih lanjut Fouda mengatakan bahwa upaya teroris untuk memecah belah Selandia Baru telah gagal.

"Teroris ini berusaha untuk menghancurkan bangsa kita dengan ideologi jahat yang telah menghancurkan dunia. Tetapi sebaliknya, kami telah menunjukkan bahwa Selandia Baru tidak bisa dipecahkan dan bahwa dunia dapat melihat dalam diri kita sebuah contoh cinta dan persatuan," tuturnya.

Lebih lanjut Fouda menyinggung soal ideologi supremasi kulit putih yang di dalamnya menyimpan kebencian yang besar terhadap umat Islam. Menurut dia, solidaritas warga Selandia Baru ternyata dapat mematahkannya.

Di samping itu, Fouda juga membesarkan hati para korban dan keluarga mereka bahwa darah yang tertumpah tak akan sia-sia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemain Piala Dunia 2026 Paling Tidak Dikenal Mendadak Viral Berkat Media Sosial

57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Penembakan Masjid San Diego AS Idolakan Nazi, Terlibat Serangan Massal

57 tahun lalu

Teror Maut Jelang Pemilu, 2 Juru Kampanye Capres di Kolombia Tewas Ditembak

57 tahun lalu

Met Gala 2026 Tetap Digelar Mewah walau White House Mencekam!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal