Menteri Singapura Kecam Posting-an Kedubes Israel yang Bawa-Bawa Alquran

Anton Suhartono
Vivian Balakrishnan menegaskan posting-an Kedubes Israel di akun Facebook yang mengutip Alquran sangat tidak pantas (Foto: Reuters)

"Mari kita juga terus mendukung upaya bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Gaza, seiring dengan upaya Pemerintah untuk mewujudkan solusi dua negara yang didukung oleh PBB,” tuturnya.

Postingan tersebut dibuat di halaman Facebook resmi Kedubes Israel di Singapura pada 24 Maret dan dihapus pada malam itu juga.

Dalam postingan kontroversial itu, Kedubes mengungkap bahwa kata Israel disebutkan sebanyak 43 kali dalam Alquran, sementara tak satupun kata Palestina berada di dalamnya. Selain itu Kedubes mengklaim, ada bukti arkeologis bahwa orang-orang Yahudi adalah penduduk asli tanah tersebut.

Menteri Kehakiman dan Dalam Negeri Singapura K Shanmugam sebelumnya mengatakan telah berbicara dengan Kementerian Luar Negeri (MFA)dan sepakat mendesak kedubes Israel harus segera menghapus posting-an tersebut.

“Postingan tersebut salah dalam banyak hal. Pertama, ini sensitif dan tidak pantas. Hal ini berisiko mengganggu keselamatan, keamanan, dan keharmonisan kita di Singapura," kata Shanmugam.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Palestina: Militer Israel Kuasai 80% Wilayah Gaza

3 hari lalu

Shopee dan Meta Jalin Kemitraan Afiliasi di Instagram untuk Asia Tenggara, Taiwan, dan Brasil

4 hari lalu

Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun

4 hari lalu

Pasukan Israel Latihan Perang di Masjid Al Aqsa, Tutup Pintu Gerbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal