Menteri Radikal Israel Smotrich Serukan Penghancuran Gedung-Gedung di Ibu Kota Beirut

Anton Suhartono
Menkeu Bezalel Smotrich menyerukan penghancuran 10 bangunan di Beirut dari setiap roket yang ditembakkan kelompok Hizbullah ke Israel (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) IsraelBezalel Smotrich menyerukan penghancuran 10 bangunan di Beirut, Lebanon, dari setiap roket yang ditembakkan kelompok Hizbullah ke negaranya.

Dalam posting-an di media sosial X, Smotrich menyinggung soal negosiasi damai antara AS dan Iran yang tampaknya akan ditandatangani pada Minggu (14/6/2026). Dia mengeklaim Hizbullah tidak boleh memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerang Israel.

Menurut menteri sayap kanan radikal itu, setiap serangan roket atau drone yang menargetkan Israel harus dibalas dengan mengebom 10 bangunan di Dahiyeh, wilayah di Ibu Kota Beirut yang menjadi benteng Hizbullah.

Dia menyerukan penghancuran itu dilakukan segera.

Pernyataan Smotrich ini menunjukkan rasa frsutrasi yang dalam dari kalangan pejabat Israel tentang mematikannya serangan Hizbullah, baik yang menargetkan wilayah negara itu atau mengincar pasukan Zionis di Lebanon.

Dalam serangan terbaru, Sabtu (13/6/2026), roket-roket Hizbullah menargetkan pasukan Israel yang beroperasi di wilayah Lebanon selatan, meski tak ada laporan korban tewas.

Media Israel sebelumnya juga melaporkan, drone yang diluncurkan dari Lebanon melintasi perbatasan, memicu pengaktifan sirene di dua wilayah Israel utara.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pernah mengingatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai serangan balasan militer Zionis yang tak proporsional ke Lebanon. Trump mengkhawatirkan serangan Israel ke Lebanon akan mengganggu negosiasi damai dengan Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ledakan Dahsyat Warnai Serangan Drone Hizbullah ke Target Militer Israel

57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal