Dipaksa Trump, Israel Hentikan Serangan ke Iran tapi Tidak ke Lebanon

Anton Suhartono
Israel setuju untuk menghentikan serangan terhadap Iran atas permintaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Israel setuju untuk menghentikan serangan terhadap Iran atas permintaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Iran lebih dulu mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel dengan syarat, militer Zionis juga harus menghentikan serangan ke Lebanon.

Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melakukan pembicaraan telepon pada Senin (8/6/2026) membahas penghentian konflik terbaru ini.

“Atas permintaan Trump, kami menghentikan serangan terhadap Iran,” kata seorang sumber pejabat Israel, kepada surat kabar Yedioth Ahronoth, dikutip Selasa (9/6/2026).

Namun dia juga menegaskan akan melanjutkan serangan ke Lebanon dengan kekuatan penuh.

“Kami melanjutkan serangan ke Lebanon dengan kekuatan penuh, sesuai dengan perhitungan bahwa jika mereka (kelompok Hizbullah) menembak ke arah permukiman, kami akan menyerang Dahieh (di Beirut)," kata pejabat tersebut.

Dia juga mengeklaim, percakapan telepon Netanyahu dan Trump berjalan dengan baik.

Stasiun televisi Israel, KAN, mengutip seorang pejabat yang tidak disebutkan namanya, juga melaporkan militer akan menghentikan serangan ke Iran, tapi tidak ke Lebanon selatan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

57 tahun lalu

Helikopter Tempur Apache AS Jatuh Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?

57 tahun lalu

Mencekam! Rudal Iran Terus Menghujani Kota di Israel, Warga Berlindung ke Bunker

57 tahun lalu

Abaikan Trump, Israel Terus Gempur Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal