Sementara penduduk Palestina lain yang menolak tunduk pada pemerintahan Yahudi memilih hengkang, mengungsi ke berbagai wilayah seperti Tepi barat, Jalur Gaza, Yordania, Lebanon, dan Suriah.
Berdasarkan data Pew Research Center, sekitar 14 persen penduduk Israel beragama Islam.
Salah satu pernyataan kontroversial Ben Gvir yang menyita perhatian adalah rencana membangun tempat ibadah Yahudi, sinagog, di kompleks Masjid Al Aqsa. Dia menyampaikan pernyataan itu pada Agustus lalu.
Ben Gvir mengklaim umat Yahudi berhak beribadah di kompleks Al Aqsa, tempat suci ketiga bagi umat Islam. Sebelumnya Ben Gvir beberapa kali memimpin penggerudukan Masjid Al Aqsa.
Berdasarkan kesepakatan resmi yang diakui internasional, Masjid Al Aqsa kini berstatus quo yang hanya boleh dijadikan tempat ibadah bagi umat Islam. Penggerudukan yang sering dilakukan umat Yahudi belakangan ini jelas melanggar aturan internasional.