Menteri Radikal Israel Ini Serukan Hentikan Negosiasi dengan Hamas lalu Serang Rafah

Anton Suhartono
Bezalel Smotrich menyerukan diakhirinya perundingan gencatan senjata dengan Hamas (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich menyerukan diakhirinya perundingan gencatan senjata dengan Hamas. Ini bertentangan atau melawan keinginan rakyat Israel agar pemerintah Zionis segera mencapai kesepakatan dengan Hamas agar para sandera bisa segera pulang.

Smotrich merupakan menteri kabinet Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sayap kanan radikal yang sejak awal menentang segala bentuk negosiasi dengan Hamas. Oleh karena pemikirannya yang keras, dia tak dimasukkan oleh Netanyahu dalam kabinet perang, termasuk Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir.

Smotrich menilai, pengiriman delegasi atau juru runding ke Mesir, sebagaimana dilakukan pemerintahan Netanyahu, Selasa (7/5/2024), 
adalah kesalahan.

“Anda harus berbicara hanya melalui tembakan. Anda tidak boleh menyerah pada tekanan internasional dan Anda tidak boleh berhenti sampai musuh dikalahkan dan ditundukkan. Ini adalah perang kemerdekaan kita dan kita harus memenangkannya,” kata Smotrich, dalam pernyataan di X.

Bukan hanya itu, dia menyerukan kepada militer untuk merebut Rafah sepenuhnya. 

Israel, lanjut dia, juga harus merebut Koridor Philadelphia, wilayah di perbatasan Mesir dan Jalur Gaza.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Cerita Istri WNI yang Diculik Israel, Ungkap Detik-Detik Suami Putus Kontak di Tengah Misi ke Gaza

Internasional
11 jam lalu

Intelijen AS Kaget Militer Iran Mampu Pulihkan Persenjataan padahal Digempur Habis-habisan

Internasional
11 jam lalu

Diam-Diam, AS dan Iran Gelar Pembicaraan Intensif untuk Akhiri Konflik

Internasional
12 jam lalu

Disiksa Israel, Aktivis GSF: Tak Ada Apa-apanya Dibanding Penderitaan Warga Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal