Para pengacara Adalah telah berada di Israel untuk menemui para aktivis dari 40 negara lebih tersebut.
“Setelah berlayar menuju Gaza untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan menentang blokade ilegal, para peserta sipil ini diculik secara paksa dari perairan internasional dan dibawa ke wilayah Israel sepenuhnya di luar kehendak mereka,” kata Adalah.
Misi kemanusiaan GSF, Selasa (19/5/2026), mengumumkan seluruh kapal yany membawa aktivis internasional dan bantuan kemanusiaan menuju Gaza telah disita Israel.
"Kami sedang menunggu informasi lebih lanjut tentang penculikan ilegal ini," bunyi pernyataan GSF di Telegram.
GSF juga bertekad akan melanjutkan misi serupa untuk Palestina di kemudian waktu.