Menteri Pertahanan AS Klaim Pemimpin Baru Iran Mojtaba Khamenei Terluka dan Diduga Cacat

Maria Christina Malau
Menhan AS Pete Hegseth, mengklaim pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, mengalami luka serius dalam perang yang sedang berlangsung dan kemungkinan cacat. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengklaim pemimpin tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, mengalami luka serius dalam perang yang sedang berlangsung. Bahkan, dia menduga Mojtaba mengalami cacat.

"Kami tahu pemimpin yang disebut-sebut sebagai pemimpin tertinggi yang baru itu terluka dan kemungkinan mengalami cacat," kata Hegseth dalam konferensi pers, Jumat (13/3/2026), dilansir dari New York Post. 

Hegseth juga mengejek para pemimpin Iran. Dia menuding mereka kini bersembunyi di bawah tanah setelah serangan militer yang dipimpin Amerika Serikat dan Israel.

"Kepemimpinan Iran tidak dalam kondisi lebih baik. Mereka putus asa dan bersembunyi. Mereka pergi ke bawah tanah dan ketakutan. Itulah yang dilakukan tikus," kata Hegseth.

Menurut Hegseth, sehari sebelumnya Iran memang merilis pernyataan resmi dari Mojtaba Khamenei. Namun, pernyataan tersebut hanya disampaikan dalam bentuk teks tertulis.

"Dia mengeluarkan pernyataan kemarin, yang sebenarnya cukup lemah, tetapi tidak ada suara dan tidak ada video. Itu hanya pernyataan tertulis," kata Hegseth.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Israel Kembali Bombardir Beirut dan Lebanon Selatan, Lebih dari 25 Orang Tewas

Internasional
8 jam lalu

Netanyahu Sebut Mojtaba Khamenei Boneka Garda Revolusi Iran, Tak Berani Muncul ke Publik

Internasional
1 hari lalu

Pernyataan Perdana Mojtaba: Ancam Tutup Selat Hormuz dan Balas Dendam atas Semua Korban Perang

Internasional
2 hari lalu

Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Belum Juga Muncul ke Publik, Ada Apa?

Internasional
2 hari lalu

Beredar Kabar Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Terluka akibat Serangan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal