TEHERAN, iNews.id - Menteri Pendidikan Iran Mohsen Haji Mirzayi meminta maaf kepada publik terkait sampul buku mata pelajaran matematika. Pasalnya, gambar ilustrasi dua anak perempuan yang biasanya ada di sampul buku dihapus, sehingga menyisakan tiga anak laki-laki.
Penghilangan gambar ilustrasi anak perempuan di buku pelajaran kelas 3 SD itu memicu protes luas di media sosial terkait diskriminasi gender.
Badan di kementerian yang bertanggung jawab dalam penerbitan buku menjelaskan, tak ada niatan diskiriminasi dengan menghilangkan gambar anak perempuan, namun sebagai upaya untuk membuat desainnya agar tidak terlalu ramai.
Kementerian pendidikan Iran menyatakan, sampul baru buku akan diubah pada tahun depan, sehingga menampilkan kembali gambar anak perempuan.
"Tindakan telah dilakukan untuk menghilangkan citra perempuan, oleh karena itu kami meminta maaf dan akan memperbaikinya," kata Haji-Mirzayi, seperti dikutip dari AFP, Selasa (15/9/2020).