Menteri Pendidikan Dipecat karena Beli Permen Senilai Rp30 Miliar untuk Siswa

Anton Suhartono
Rijasoa Andriamanana (Foto: Education.gov.mg)

ANTANANARIVO, iNews.id - Menteri pendidikan Madagaskar Rijasoa Andriamanana dipecat setelah mengumumkan rencana pembelian permen senilai 2,2 juta dolar AS atau sekitar Rp30,8 miliar bagi siswa.

Permen-permen itu dibeli dengan tujuan menghilangkan rasa pahit dari teh herbal, bagian dari program Presiden Andry Rajoelina untuk mencegah para siswa dari infeksi virus corona.

Pekan lalu Andriamanana mengatakan telah memesan permen untuk dikombinasikan dengan minuman herbal Covid-Organics. Namun para ahli memperingatkan, teh tersebut tak terbukti mencegah Covid-19.

Rajoelina bahkan dengan percaya diri menyebut ramuan herbal itu akan mengubah sejarah, meski belum ada penelitian atau hasil validasi ilmiah bahwa Covid-Organics mujarab dalam menangkal Covid-19.

"Pembelian permen dan lolipop telah dilakukan," ujarnya, saat itu, seraya menambahkan semua siswa masing-masing akan mendapat tiga.

Program pengadaan permen senilai 2,2 juta dolar itu jelas saja membuat warga di negara Samudera Hindia itu marah karena dianggap menghambur-hamburkan uang.

Pemberitaan media massa juga mengecam program tersebut di tengah maraknya kemiskinan di Madagaskar, hingga mendorong pemecatan Andiramanana.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Produk Herbal Tak Lagi Identik Obat Tradisional, Kini Jadi Gaya Hidup Modern

57 tahun lalu

Tren Produk Wellness Kian Populer, Masyarakat Semakin Peduli Gaya Hidup Alami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal