Menlu Rusia: Senjata-Senjata Barat Jadi Target Kami Segera Setelah Masuk Ukraina!

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengulangi ancamannya akan menghancurkan setiap senjata yang dikirim negara Barat untuk Ukraina. Negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat (AS) dan Eropa, berlomba-lomba mengirim persenjataan ringan hingga berat untuk membantu Ukraina melawan Rusia.

Presiden AS Joe Biden pada Kamis lalu meminta Kongres untuk menyetujui bantuan baru senilai 33 miliar dolar, termasuk 20 miliar dolar di antaranya dalam bentuk persenjataan. Permintaan itu didukung secara kompak oleh politisi Partai Demokrat dan Republik.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menegaskan senjata dari Barat yang dikirim ke Ukraina merupakan target sah.

"Senjata apa pun, pengiriman senjata apa pun di wilayah Ukraina adalah target yang sah, karena akan diberikan kepada rezim yang berperang melawan warganya sendiri, melakukan serangan militer terhadap warga sipil di timur negara itu," kata Lavrov, dalam wawancara dengan stasiun  televisi Al Arabiya, seperti dilaporkan kembali Sputnik, Sabtu (30/4/2022).

Lavrov menegaskan militernya mengetahui rute yang dipakai untuk memasok senjata ke Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

57 tahun lalu

Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang

57 tahun lalu

Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!

57 tahun lalu

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal