Menlu Lavrov: China Bakal Jadi Target Barat Berikutnya setelah Rusia

Antara
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov. (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Menteri Luar Negeri RusiaSergei Lavrov melihat ada kemungkinan Barat akan menjadikan China sebagai target mereka berikutnya setelah Moskow. Hal itu dia ungkapkan di tengah lawatanya ke Turki, Jumat (7/4/2023).

“Mereka tidak menutup kemungkinan bahwa ketika Rusia, seperti yang mereka katakan, kalah, China akan menjadi target berikutnya,” kata Lavrov dalam konferensi pers bersama Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu, di Ankara.

“Juga negara mana pun yang berani bertindak secara independen dan memutuskan kepentingan nasionalnya, dan tidak mengikuti apa yang telah ditetapkan AS dan negara-negara Barat lainnya,” ujar dia.

Menurut Lavrov, negara-negara Barat tidak ingin benar-benar menyelesaikan konflik Ukraina. Hal itu tercermin dari sikap dan pernyataan mereka yang terus memasok senjata ke Kiev dan menolak mengumumkan gencatan senjata. 

Dia juga memperingatkan, ada konsekuensi jika bagian Rusia dalam Kesepakatan Laut Hitam, atau yang dikenal dengan Black Sea Grain Initiative, tidak dilaksanakan. Moskow akan mempertimbangkan untuk mengubah pendiriannya dan melanjutkan ekspor biji-bijian melalui Turki dan Qatar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal