Menlu AS Sebut Rusia Bisa Serang Ukraina dalam Beberapa Hari, Singgung Alasan Senjata Kimia

Anton Suhartono
Antony Blinken menuduh Rusia menyiapkan alasan untuk menyerang Ukraina dalam beberapa hari (Foto: AP)

"Saya berada di sini, hari ini, bukan untuk memulai perang, tapi untuk mencegahnya," ujarnya, di sidang membahas Perjanjian Minsk itu. Perjanjian Minsk dibuat bertujuan untuk mengakhiri konflik selama 8 tahun antara pasukan Ukraina dengan kelompok pemberontak yang didukung Rusia.

Blinken mengatakan informasi yang dia terima dari intelijen, pasukan Rusia sudah bersiap untuk melancarkan serangan ke Ukraina dalam beberapa hari mendatang serta menentukan target utamanya, termasuk Ibu Kota Kiev. Blinken juga meminta mitranya Sergei Lavrov untuk bertemu pekan depan membahas ketegangan ini.

Sementara itu Wakil Menlu Rusia Sergei Vershinin menyesalkan pernyataan Blinken, bahkan menyebutnya berbahaya karena semakin memicu ketegangan. 

Vershinin kembali menegaskan, pasukan Rusia tetap berada di wilayahnya, tidak menyeberang, bahkan beberapa unit sudah pulang ke pangkalan mereka setelah mengikuti latihan perang.

Dia juga mengimbau kepada anggota Dewan Keamanan untuk tidak mengubah forum tersebut menjadi sirkus, seraya menyebut tuduhan bahwa Rusia akan menyerang Ukraina tak berdasar.

"Saya kira kita sudah cukup berspekulasi tentang itu. Kami sudah lama mengklarifikasi dan menjelaskan semuanya," tuturnya.

Rusia berulang kali membantah akan menyerang Ukraina. Krisis ini telah memicu NATO, dipimpin oleh AS, untuk meningkatkan kehadirannya di negara-negara anggota yang lebih dekat ke Rusia atau Ukraina. Ukraina bukan anggota NATO, meski menjalin kerja sama erat. Sementara Rusia menolak rencana bergabungnya Ukraina dengan NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal