Menlu Araghchi: Ada Pihak yang Ingin AS Serang Iran

Anton Suhartono
Abbas Araghchi menyebut ada pihak yang berusaha menyeret Amerika Serikat untuk berperang dengan negaranya demi kepentingan Israel (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) IranAbbas Araghchi menyebut ada pihak yang berusaha menyeret Amerika Serikat (AS) untuk berperang dengan negaranya demi kepentingan Israel. Dia tak menyebutkan siapa pihak yang dimaksud, hanya saja menegaskan Israel akan sangat diuntungkan jika perang benar-benar terjadi.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengancam akan menyerang Iran jika demonstrasi besar-besaran yang menggucang negara itu terus memakan korban nyawa.

Dalam wawancara dengan Al Jazeera, Araghchi menegaskan, jika AS memilih skenario militer, Iran siap untuk berperang. Kemampuan militer Iran telah meningkat secara signifikan sejak serangan AS dan Israel pada Juni 2025.

Iran, lanjut Araghchi, tetap memilih jalur negosiasi untuk mencari jalan damai. Pemerintahannya sedang menjajaki kemungkinan bertemu utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, atau menempuh cara lain guna menghindari konflik militer. Meski demikian, Iran meragukan kesiapan AS untuk melakukan pembicaraan konstruktif.

Dia melanjutkan, demonstrasi telah disusupi oleh teroris terlatih untuk membuat suasana semakin kacau dan mengadu domba.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal