Menlu Afghanistan yang Ditunjuk Taliban Minta Kesempatan Pidato di Sidang Umum PBB

Anton Suhartono
Amir Kham Muttaqi (Foto: AP)

Beberapa keterangan lain dalam surat menyebutkan, Ashraf Ghani bukan lagi presiden Afghanistan setelah digulingkan pada 15 Agustus dan dia telah meninggalkan negaranya.

"Negara-negara di seluruh dunia tidak lagi mengakui dia sebagai presiden," demikian isi surat, sebagaimana disebutkan PBB.

Surat dibuat di kertas berkop 'Imarah Islam Afghanistan, Kementerian Luar Negeri'.

Lebih lanjut Dujarric mengatakan, Guterres juga sudah menerima surat dari Isaczai tertanggal 15 September, berisi daftar delegasi Afghanistan untuk Sidang Majelis Umum. Surat itu mencantumkan Isaczai sebagai perwakilan tetap Afghanistan.

Kedua surat tersebut telah dikirim oleh sekretariat jenderal kepada anggota komite kredensial Sidang Majelis Umum ke-76. Komite kresidensial beranggotakan perwakilan dari Rusia, China, Amerika Serikat, Swedia, Afrika Selatan, Sierra Leone, Cile, Bhutan, dan Bahama.

Berdasarkan pengalaman sebelumnya, komite biasanya menahan diri untuk membuat keputusan jika ada masalah dualisme seperti ini dan menyerahkan ke Majelis Umum untuk menggelar voting.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, PBB Desak Israel Hentikan Serangan

57 tahun lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

57 tahun lalu

Menlu Sugiono Desak DK PBB Gelar Rapat Darurat usai 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon

57 tahun lalu

Tegas! Sekjen PBB Guterres Kutuk Terbunuhnya Prajurit TNI Anggota UNIFIL di Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal