Menlu 10 Negara Kutuk Israel Tangkapi Aktivis Global Sumud Flotilla: Langgar Hukum Internasional!

Anton Suhartono
Menlu dari 10 negara mengutuk penangkapan aktivis kemanusiaan Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF) oleh Israel (Foto: GSF via AP)

JAKARTA, iNews.id - Menteri luar negeri (Menlu) dari 10 negara mengutuk pencegatan dan penangkapan terhadap aktivis kemanusiaan Gaza, Global Sumud Flotilla (GSF), oleh pasukan Israel. Lebih dari 400 aktivis internasional menggunakan 50 kapal dalam pelayaran menuju Jalur Gaza saat ditangkap tentara Zionis. Mereka ditangkap di perairan internasional sekitar 400 km dari Gaza.

Armada yang juga membawa bantuan kemanusiaan untuk Gaza itu berangkat dari Turki, gelombang kedua misi GSF 2.0. Armada gelombang pertama berangkat dari Barcelona, Spanyol. Mereka lebih dulu ditangkap yakni di perairan Pulau Kreta, Yunani.

"Menteri Luar Negeri Republik Turki, Republik Rakyat Bangladesh, Republik Federatif Brasil, Republik Kolombia, Republik Indonesia, Kerajaan Hashemite Yordania, Negara Libya, Republik Maladewa, Republik Islam Pakistan, dan Kerajaan Spanyol, mengutuk keras serangan Israel yang kembali terjadi terhadap Global Sumud Flotilla," demikian bunyi pernyataan bersama diterbitkan Kemlu Turki, dikutip Selasa (19/5/2026).

Para menlu mengungkapkan keprihatinan mendalam atas intervensi militer Israel terhadap armada kemanusiaan di perairan internasional. Serangan terhadap kapal sipil dan aktivis kemanusiaan merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional. 

Mereka juga mendesak pembebasan segera para aktivis yang ditahan seraya menyerukan agar hak dan keselamatan mereka dihormati.

Margaret Connolly, adik perempuan Presiden Irlandia Catherine Connolly, termasuk di antara mereka yang ditahan tentara Israel.

Selain itu, Kemlu Yunani menyatakan telah meminta Israel untuk memastikan keselamatan warganya yang di armada tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal