Menjauh dari Rusia, Armenia Bakal Diperkuat Howitzer CAESAR Prancis

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Prancis memasang howitzer self-propelled Caesar Prancis selama demonstrasi di pameran perdagangan pertahanan dan keamanan darat dan udara internasional Eurosatory di Villepinte, Prancis, 16 Juni 2024. (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id - Prancis telah menandatangani kontrak penjualan howitzer CAESAR yang berpenggerak sendiri ke Armenia. Kabar tersebut diumumkan oleh Menteri Pertahanan Prancis, Sebastien Lecornu, hari ini.

Lewat unggahan di media sosial X, Lecornu mengatakan bahwa kontrak itu ditandatangani saat dia menggelar pertemuan dengan Menhan Armenia, Suren Papikyan. Dia tidak mengungkapkan secara perinci berapa banyak howitzer yang akan diperoleh Yerevan dari Paris.

Pengumuman dari Lecornu muncul tatkala Armenia terus memperdalam hubungan militer dengan Barat. Sementara pada saat yang sama, negara tetangga Turki itu menjauh dari sekutu tradisionalnya, Rusia.

Prancis memiliki diaspora Armenia yang besar. Sejak dulu, Paris juga menjadi salah satu pendukung terkuat Yerevan di Eropa.

Armenia secara resmi bersekutu dengan Rusia. Akan tetapi, dalam beberapa tahun terakhir Yerevan mulai beralih secara diplomatis dan militer ke negara-negara Barat.

Armenia menuduh Moskow gagal melindunginya dari tetangga yang juga saingan lamanya, Azerbaijan. Namun, Rusia menolak tuduhan tersebut dan memperingatkan Armenia agar tidak bermain mata dengan Barat.

Pada September 2023, Azerbaijan merebut kembali Wilayah Nagorno-Karabakh dari kendali kaum separatis etnik Armenia. Baku pun berhasil meraih kemenangan telak dalam konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga dekade itu, sehingga memicu eksodus massal penduduk etnik Armenia dari Nagorno-Karabakh.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
6 jam lalu

Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland

Internasional
10 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
10 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal