Selama ini, keragaman di lingkungan ketentaraan negeri Paman Sam cenderung berlaku pada orang-orang berpangkat rendah saja. Sementara, sebagian besar petinggi militer di sana diisi oleh orang-orang berkulit putih dan berjenis kelamin laki-laki.
Data Pentagon (sebutan untuk Departemen Pertahanan AS) menunjukkan, sejumlah besar prajurit dari kalangan minoritas mengalami pelecehan dan diskriminasi rasial.
“Jika disahkan (jadi menhan), saya akan berjuang keras untuk membasmi serangan seksual’ menyingkirkan jajaran rasialis dan ekstremis, dan; menciptakan iklim di mana setiap orang cocok dan bersedia memiliki kesempatan untuk melayani negara ini dengan bermartabat,” ucap Austin, dikutip Reuters.
“Tugas Departemen Pertahanan adalah menjaga keamanan Amerika dari musuh-musuh kita. Akan tetapi, kita tidak bisa melakukan itu jika segelintir musuh itu justru berada dalam barisan kita sendiri,” ujarnya.