TEL AVIV, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) Israel, Israel Katz, mengulangi ancamannya akan membunuh Pemimpin Tertinggi IranMojtaba Khamenei. Ancamannya itu disampaikan saat Iran dalam suasana berduka, yakni menggelar prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Seperti diketahui Khamenei terbunuh dalam serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada 28 Februari lalu. Empat anggota keluarganya ikut terbunuh. Sementara Mojtaba yang juga putra keduanya, dilaporkan menderita luka parah akibat serangan tersebut.
Katz bukan hanya mengancam akan membunuh Mojtaba, melainkan seluruh pemimpin Iran di masa depan yang berupaya menyerang Israel.
“Setiap pemimpin Iran yang mencoba mempromosikan rencana untuk menghancurkan Israel lagi juga akan 'digagalkan',” kata Katz, seperti dikutip dari The Jerusalem Post, Selasa (7/7/2026).
Dia juga mengeklaim serangan AS-Israel terhadap Iran pada Februari hingga April lalu berhasil menghapus ancaman langsung terhadap kehancuran Israel. Serangan tersebut juga menghabcurkan kemampuan strategis Iran.
“Israel siap untuk sekali lagi membela diri sendiri kapan saja dan terhadap ancaman apa pun,” ujarnya.
AS dan Iran menandatangani MoU perjanjian damai pada 17 Juni guna mengakhiri perang yang dimulai pada 28 Februari. Meski MoU itu hanya ditandatangani AS dan Iran, poin di dalamnya juga mengikat Israel. Oleh karena itu, serangan Israel terhadap Iran akan dianggap sebagai pelanggaran perjanjian damai.