Sejjil pertama kali muncul dalam uji lapangan pada 2008 sebelum versi yang disempurnakan, Sejjil-2, dikembangkan pada 2009.
Dalam versi tersebut, desain hulu ledak telah dimodifikasi dan sayap pemandu ditambahkan untuk meningkatkan akurasi.
Namun, beberapa laporan menyebutkan Sejjil 2 mungkin bukan model terpisah, melainkan nama uji untuk roket yang sama. Namun rekaman video dari latihan militer pada 2021 menunjukkan Sejjil mengalami pembaruan dibandingkan rudal sebelumnya, terutama pada bilah jetnya.