Mengenal IAEA, Badan Nuklir PBB yang Dituduh Biang Kerok Perang Iran-Israel

Anton Suhartono
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terseret dalam pusaran konflik Iran dan Israel (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id – Badan Energi Atom Internasional (IAEA) ikut terseret ke dalam pusaran konflik Iran dan Israel. Buntutnya, parlemen Iran mengesahkan rancangan undang-undang (RUU) untuk menghentikan sementara kerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB tersebut.

Iran menuduh badan yang dipimpin Rafael Grossi sebagai salah satu pemicu eskalasi militer, biang kerok yang membuka jalan bagi serangan Israel terhadap fasilitas nuklir mereka.

Mengenal IAEA

IAEA adalah badan teknis di bawah naungan PBB yang dibentuk pada 1957. Berkantor pusat di Wina, Austria, IAEA memiliki mandat untuk mempromosikan penggunaan energi nuklir untuk tujuan damai sekaligus memastikan bahwa teknologi nuklir tidak disalahgunakan untuk kepentingan militer, khususnya pengembangan senjata nuklir.

Melalui sistem inspeksi dan verifikasi ketat, badan ini mengirimkan pakar ke berbagai negara anggota untuk memeriksa fasilitas nuklir, memverifikasi tingkat pengayaan uranium, dan memastikan tidak ada penyimpangan dari kesepakatan internasional, Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT),

Iran: Dari Mitra Menjadi Pengkritik

Selama bertahun-tahun, Iran telah menjadi salah satu negara yang rutin diawasi IAEA, terutama sejak krisis nuklir pada awal 2000-an.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemlu Pastikan RI Diundang Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei, Utus Dubes di Teheran

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal