Mengenal IAEA, Badan Nuklir PBB yang Dituduh Biang Kerok Perang Iran-Israel

Anton Suhartono
Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terseret dalam pusaran konflik Iran dan Israel (Foto: AP)

Iran: Dari Mitra Menjadi Pengkritik

Selama bertahun-tahun, Iran telah menjadi salah satu negara yang rutin diawasi IAEA, terutama sejak krisis nuklir pada awal 2000-an.

Meski sempat menjalin kerja sama erat lewat kesepakatan nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada 2015, hubungan Iran dan IAEA mulai memburuk setelah Amerika Serikat (AS) keluar dari perjanjian tersebut pada 2018 dan kembali memberlakukan sanksi. JCPOA diteken oleh negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB plus Jerman.

Kemarahan Iran terhadap IAEA memuncak setelah laporan-laporan badan tersebut dinilai provokatif, memublikasikan temuan tentang peningkatan level pengayaan uranium Iran yang melebihi ambang batas JCPOA. 

Iran menilai laporan itu menjadi dalih bagi Israel untuk melancarkan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni 2025.

Ketua parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan IAEA tidak bersikap profesional dan objektif. Ia juga menuduh badan tersebut membiarkan informasi sensitif dimanfaatkan oleh musuh Iran, yang akhirnya berujung pada pengeboman fasilitas nuklir dan meningkatnya ancaman perang terbuka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
14 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
2 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
17 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
18 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal