Mengenal Druze, Suku Minoritas yang Jadi Alasan Israel Serang Suriah

Anton Suhartono
Nama Druze kembali mencuat ke permukaan setelah Israel melancarkan serangan ke wilayah selatan Suriah yang diklaim sebagai upaya melindungi suku minoritas itu (Foto: AP)

Setelah tumbangnya rezim Assad, perang saudara di Suriah juga menempatkan posisi Druze semakin terpojok. Meski demikian pemerintahan Presiden Ahmad Al Sharaa terus menyerukan persatuan Suriah, termasuk merangkul kelompok ini.

Namun Israel tetap melakukan serangan udara ke sejumlah titik di Suriah selatan, termasuk fasilitas militer dan gudang senjata. Langkah tersebut jelas menuai kecaman dari Damaskus dan dianggap sebagai pelanggaran kedaulatan.

“Israel menggunakan isu Druze untuk menjustifikasi intervensi militernya di Suriah, padahal itu adalah langkah geopolitik untuk menahan pengaruh Iran,” kata seorang analis Timur Tengah di Beirut.

Druze: Dilema Identitas dan Politik

Kaum Druze di Israel sering mengalami dilema identitas. Di satu sisi mereka menjadi warga negara aktif, bahkan patriotik. Namun di sisi lain, mereka kerap ditarik dalam konflik regional yang melibatkan Suriah dan Lebanon, dua negara dengan komunitas Druze besar yang tidak bersahabat dengan Israel.

Pada saat yang sama, kaum Druze di Suriah juga menghadapi tekanan dari rezim Assad, kelompok ekstremis, dan sekarang, secara tidak langsung, dari manuver militer Israel yang menggunakan nama mereka.

Minoritas yang Terseret dalam Perang Regional

Druze, sebagai kelompok kecil yang mendiami wilayah strategis, telah lama menjadi bagian dari dinamika politik Timur Tengah. Namun dalam konflik terbaru, mereka sekali lagi menjadi alasan simbolik sekaligus korban potensial dari pertarungan besar antara Israel, Iran, dan Suriah.

Meski jumlahnya kecil, posisi kaum Druze di peta geopolitik kawasan menjadikan mereka kunci sekaligus kambing hitam dalam konflik yang terus membara di jantung Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal