Mengenal Batalion Netzah Yehuda Israel yang Disanksi AS, Anggotanya Penganut Yahudi Ekstrem

Anton Suhartono
Batalion Netzah Yehuda Israel bagian dari Pasukan Pertahanan Israel masuk dalam bidikan sanksi AS (Foto: Reuters)

Hasil autopsi layanan medis Palestina menyimpulkan, Assad meninggal karena serangan jantung akibat stres disebabkan oleh penganiayaan.

Kasus Assad menarik perhatian AS karena status kewarganegaraan ganda serta usianya yang sudah lanjut. Departemen Luar Negeri (Deplu) AS menyerukan penyelidikan atas kematiannya.

Militer Israel berdalih, tentaranya menyumbat mulut Assad dengan kain dan memborgol tangannya menggunakan zip tie karena menolak bekerja sama.

Akibat kejadian itu, komandan Batalion Netzah Yehuda mendapat teguran, sementara dua perwira dipecat dari militer dalam sidang provost. Meski demikian mereka terbebas dari tuntutan pidana.

Batalion Netzah Yehuda sebelumnya beroperasi di Tepi Barat namun dipindahkan keluar wilayah tersebut sejak akhir 2022 setelah mendapat kecaman dari AS. Unit tersebut baru-baru ini dtugaskan di Gaza.

Menlu Blinken mengatakan telah membuat keputusan terkait tuduhan bahwa Israel telah melanggar serangkaian undang-undang (UU) AS. Dia menjelaskan UU bernama Leahy tersebut melarang pemberian bantuan militer kepada individu atau unit pasukan keamanan yang melakukan pelanggaran HAM berat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
1 hari lalu

Skandal Jeffrey Epstein Guncang Israel, Ungkap Konflik Netanyahu dan Mantan PM Ehud Barak

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal