Mengejutkan, Usai Terpilih Jadi PM Jepang Fumio Kishida Umumkan Pemilu 31 Oktober

Anton Suhartono
Fumio Kishida (depan 2 dari kiri) resmi terpilih menjadi Perdana Menteri Jepang ke-100 (Foto: AP)

Selain itu sudah menjadi tradisi, setiap pergantian kepala pemerintahan Jepang, kepercayaan publik meningkat terhadap sang pemimpin karena tingginya ekspektasi. Perdana menteri yang akan meletakkan jabatan, Yoshihide Suga, juga meraih kepercayaan tinggi yakni sekitar 70 persen setelah menjabat setahun lalu. Namun setelah itu dia mendapat kritikan keras atas penanganan pandemi Covid-19. 

"Kishida tidak membuang waktu sama sekali. 31 Oktober menempatkan oposisi di tumitnya, mengambil keuntungan dari bulan madu hasil jajak pendapat, ditambah peluang lebih baik dari jumlah kasus (Covid-19) yang rendah," kata pengamat dari Center for American Progress, Tobias Harris.

Dia menambahkan, jika partainya menang dalam pemilihan umum bisa menjadi batu loncatan memenangkan pemilihan majelis tinggi pada tahun depan. Artinya, Kishida memiliki waktu hingga 3 tahun menjadi perdana menteri tanpa pemilu lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Partai Perindo Apresiasi Perludem Usulkan Penerapan MMP: Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu

14 jam lalu

PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!

15 jam lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

3 hari lalu

Andy Burnham Resmi Jadi Perdana Menteri Inggris, Janji Pulihkan Stabilitas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal