Mengejutkan! Bos Badan Intelijen AS Mundur gegara Tak Setuju dengan Perang Iran

Anton Suhartono
Pejabat intelijen senior Amerika Serikat Joe Kent mengundurkan diri, Selasa (17/3), terkait perang melawan Iran (Foto: AP)

Presiden AS Donald Trump menyebutkan Iran merupakan ancaman langsung terhadap AS. Para pejabat lain menyebut serangan AS ke Iran sejak 28 Februari sebagai pencegahan atas kemungkinan serangan lebih dulu Iran terhadap pasukan AS di Timur Tengah. 

Klaim itu bertentangan dengan pengarahan Departemen Pertahanan AS (Pentagon) kepada Kongres bahwa Iran tidak berencana untuk menyerang, kecuali diserang terlebih dulu.

Trump juga memberikan pernyataan berubah-ubah mengenai alasan menyerang Iran, dari melindungi para demonstran anti-pemerintah, mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan senjata jarak jauh, serta menggulingkan rezim yang dianggap mendukung teroris yang membunuh warga AS beberapa dekade.

Trump juga menyerukan kepada rakyat Iran untuk merebut pemerintah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Said Iqbal Ungkap Ribuan Pekerja di Jabar hingga Jatim Terancam PHK, Ada Apa?

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal