Mengapa Gempa M6,8 Maroko Sangat Menghancurkan dan Mematikan? Ini Analisis BMKG

Anton Suhartono
BMKG menganalisis gempa bumi di Maroko yang menewaskan sedikitnya 820 orang, di antaranya banyaknya bangunan tua (Foto: Reuters)

Hasil analisis mekanisme sumber yang dilakukan BMKG menunjukkan, gempa Maroko memiliki mekanisme sumber pergerakan naik (thrust fault). Itu mencerminkan adanya gaya tekan (compressional) yang terjadi pada zona tektonik sumber gempa tersebut.

Gempa, lanjut Daryono, terjadi di wilayah jalur sumber gempa sesar aktif yang sudah terpetakan. Meski demikian, zona itu dikenal dengan riwayat kegempaan relatif rendah.

"Gempa ini berdampak sangat merusak mencapai skala intensitas VII-IX MMI hingga menimbulkan kerusakan dan korban jiwa meninggal di Kota Tua Marrakesh, kota terbesar keempat di Maroko.

Daryono menambahkan, sebagai kota tua bangunan di Marrakesh rentan terhadap guncangan karena strukturnya yang lemah.

Kota-kota besar di sekitarnya, yakni Ouarzazate, Essaouira, Safi, Agadir, Casablanca, dan Errachidia turut terdampak. Lebih jauh lagi, gempa ini juga dirasakan di negara tetangga, seperti Spanyol, Portugal, dan Aljazair.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

BMKG: Musim Kemarau Makin Meluas tapi Hujan Lokal Masih Berpotensi Terjadi

23 jam lalu

Gempa Terkini M5,5 Guncang Sangihe Sulut, Kedalaman 10 Km

24 jam lalu

Fenomena Bediding Kembali Terjadi, BMKG Ungkap Suhu Dingin di Dieng Tembus 0,7 Derajat Celsius

1 hari lalu

Gempa Besar M7,3 Guncang Meksiko, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal