Mengapa Amerika Membentuk Departemen Perang?

Anton Suhartono
Donald Trump akan mengubah nama Departemen Pertahanan menjadi Departemen Perang (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump membuat keputusan mengejutkan, yakni akan mengubah nama Departemen Pertahanan AS menjadi Departemen Perang. Rencana itu akan direalisasikan dalam beberapa pekan mendatang.

Ini bukan nama baru, sebelumnya Pentagon, merujuk pada bentuk markas besar departemen berbentuk segi lima, memang mengusung nama Departemen Perang, yakni sejak presiden pertama AS George Washington.

Pembentukan Departemen Perang (Department of War) di AS memiliki akar sejarah panjang yang tak bisa dilepaskan dari perjuangan kemerdekaan, dinamika politik global, hingga kebutuhan untuk membangun negara yang kuat. 

Lembaga ini dibentuk pada 7 Agustus 1789, hanya beberapa tahun setelah Amerika merdeka dari Inggris.

Warisan Revolusi Amerika

Setelah berhasil meraih kemerdekaan pada 1776, Amerika Serikat menghadapi tantangan besar: bagaimana mempertahankan kedaulatan dari ancaman asing, terutama Inggris yang masih memiliki kekuatan militer besar di Atlantik Utara.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Iran Lagi: Kami Akan Serang Lebih Keras!

57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal