Menelusuri Sejarah Keterlibatan Orang-Orang Chechnya dalam Konflik Rusia-Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Khusus Chechnya, Akhmat, bergabung dengan Wagner Group dan menyerang dekat kota Mariinka, di wilayah Donetsk, Ukraina Timur. (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id – Belakangan ini, nama Pasukan Khusus Chechnya, Akhmat, menjadi topik yang ramai diperbincangkan di seputar konflik Rusia-Ukraina. Pasukan militer ini disebut-sebut menggantikan posisi pasukan Grup Wagner pimpinan Yevgeny Prigozhin, setelah kelompok tentara bayaran itu memberontak terhadap pemimpin militer Rusia, Juni lalu.

Sepak terjang militer Chechnya dalam konflik di Ukraina punya cerita menarik sendiri. Pasukan Akhmat yang dipimpin Ramzan Kadyrov bukan satu-satunya entitas Chechnya yang terlibat dalam perang itu. Ada pasukan lain yang juga mengambil bagian dalam pertempuran tersebut, yaitu Batalion Sheikh Mansur. 

Berbeda dengan Pasukan Khusus Akhmat yang pro-Rusia, Batalion Sheikh Mansur justru berada di pihak Ukraina dan bertempur melawan pasukan Moskow. Komandan Batalion Sheikh Mansur, Mansur (hanya kebetulan bernama sama dengan kelompoknya—red), pernah menyebut Ramzan Kadyrov sebagai pengkhianat yang telah dibeli Presiden Rusia, Vladimir Putin. Hal itu diungkapkannya dalam sebuah wawancara dengan Alarabiyah, tahun lalu.

“Putin sebenarnya telah membeli Kadyrov. Dia memberinya makanan mewah, lalu memerintahkannya untuk pergi dan menyerang Ukraina,” ujar Mansur kala itu.

Sebagian pembaca mungkin bertanya-tanya, mengapa sesama orang Chechnya bisa berlawanan satu sama lain dalam konflik Ukraina?

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal