Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Anton Suhartono
Seorang mantan pilot elite jet tempur F-35 Angkatan Udara AS ditangkap atas tuduhan melatih pilot militer China (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Seorang mantan perwira Angkatan Udara Amerika Serikat (AU AS) yang juga pilot elite ditangkap atas tuduhan mengkhianati negara. Dia dituduh melatin pilot-pilot militer China.

Departemen Kehakiman AS mengatakan, Mayor Penerbang Gerald Brown, dikenal dengan call sign "Runner" ditangkap pada Rabu (25/2/2026) di Indiana. Dia didakwa dengan tuduhan pidana memberikan dan berkonspirasi untuk memberikan layanan pertahanan kepada pilot China tanpa izin.

Pria 65 tahun itu merupakan pilot instruktur jet tempur F-35 Lightning II yang berpengalaman puluhan tahun di AU AS.

"Diduga mengkhianati negara dengan melatih pilot China untuk melawan mereka yang telah dia sumpah untuk dilindungi," kata Roman Rozhavsky, asisten direktur Divisi Kontra-Intelijen dan Spionase Biro Penyelidikan Federal (FBI).

Dia menambahkan, pemerintah China mengeksploitasi keahlian para pilot AU AS serta mantan anggota untuk memodernisasi kemampuan militer China. 

"Penangkapan ini berfungsi sebagai peringatan," kata Rozhavsky.

Jaksa Agung AS untuk Distrik Columbia Jeanine Ferris Pirro mengatakan Brown serta siapa saha yang berkonspirasi melawan pemerintah akan dimintai pertanggungjawaban atas tindakan mereka.

Data Departemen Kehakiman mengungkap, Brown bertugas di AU AS selama 24 tahun. Dia pernah memimpin misi tempur dan bertanggung jawab atas komando unit-unit sensitif, termasuk terlibat dalam pengiriman senjata nuklir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Nah, Iran Gelar Latihan Perang Besar-besaran Libatkan Rudal dan Drone

Internasional
7 jam lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Internasional
9 jam lalu

Menlu Iran Tegaskan Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dalam Bidikan

Internasional
11 jam lalu

Menlu AS: Iran Enggan Bahas Program Rudal Balistik, Masalah Besar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal