Pada malam penghargaan tersebut, siswa berusia 18 tahun itu juga berkesempatan untuk membacakan ayat suci Alquran, yang menjadi momen langka bagi seorang siswa non-Arab di negara itu, menurut KBRI Doha.
Adapun Dr Abdullah Rashid al-Nuaimi dari Mahad Diniy, menyebutkan bahwa semangat juang anak-anak asal Indonesia dalam belajar patut ditiru. Dia pun menyampaikan apresiasinya terhadap para pelajar dari Indonesia.
“Semoga apa yang diraih oleh Faris dapat menginspirasi anak-anak muda lain khususnya dari Indonesia untuk menuntut ilmu lebih tinggi,” katanya.