Pada Jumat pekan lalu ICRC menyatakan keprihatinan dengan kondisi masyarakat Venezuela, khususnya mereka yang tidak bisa mendapatkan kebutuhan dasar.
Venezuela terpuruk dalam krisis ekonomi dan politik yang parah, terlebih sejak tokoh oposisi Juan Guaido memproklamirkan dirinya sebagai presiden sementara pada Januari lalu.
Dia mendapat dukungan dari 50 negara lebih, termasuk AS dan Uni Eropa. Sementara Maduro didukung sekutu Rusia cs.
Menurut PBB, hampir seperempat dari 30 juta rakyat Venezuela membutuhkan bantuan segera. Disebutkan pula 3,7 juta warga mengalami kekurangan gizi dan setidaknya 22 persen balita menderita kekurangan gizi kronis.