Meksiko Ancam Deportasi 500 Imigran yang Serbu Perbatasan AS

Nathania Riris Michico
Para imigran berlari dari tembakkan gas air mata di perbatasan AS-Meksiko. (Foto: AFP)

Namun, mereka kini menghadapi penantian panjang untuk melihat apakah permohonan suaka mereka akan diterima oleh AS. Presiden Donald Trump sendiri sebelumnya bersumpah untuk membiarkan setiap imigran di sisi perbatasan Meksiko hingga pengadilan memutuskan kasus mereka.

Ini bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Menurut kantor berita AFP, sejumlah orang berhasil memanjat pagar pertama. Saat mereka mencoba menyeberangi dinding kedua, pihak AS mulai melemparkan gas air mata.

Seorang wartawan AFP melihat para imigran - termasuk ibu dan anak - berusaha melindungi diri mereka dari gas. Beberapa orang tampak menangis dan mengaku hanya ingin mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik di AS.

Jurnalis Associated Press (AP), Chris Sherman, mengaku melihat orangtua melarikan diri dengan bayi.

Imigran asal Honduras, Ana Zuniga (23), mencoba menyeberang dengan anaknya yang berusia tiga tahun.

"Kami berlari, tetapi ketika Anda berlari, lebih banyak asap mengepung Anda," kata dia, kepada AP.

Trump mengerahkan sekitar 5.800 pasukan ke perbatasan. Dia sebelumnya menggambarkan tindakan para imigran itu sebagai "invasi".

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Soccer
5 hari lalu

Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Bermasalah, Situs FIFA Error, Antrean Mengular

Internasional
1 bulan lalu

Setelah El Mencho Tewas, AS Bidik Pemimpin Kartel Sinaloa

Internasional
1 bulan lalu

Trump Komentari Kematian El Mencho: Kita Tumbangkan Bos Kartel Paling Jahat!

Internasional
1 bulan lalu

Meksiko Mencekam, FIFA Pantau Terus Perkembangan Jelang Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal