Medvedev: Ukraina Tak Akan Menang Perang dengan Menyerang Rusia Pakai Rudal Jarak Jauh AS

Anton Suhartono
Mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev memperingatkan serangan rudal jarak jauh AS ke negaranya tak akan membuat Ukraina menang perang (Foto: AP)

Rusia merilis revisi doktrin nuklir baru, Prinsip-Prinsip Dasar Kebijakan Negara Federasi Rusia tentang Pencegahan Nuklir, pada Selasa kemarin yang ditandatangani Presiden Vladimir Putin.

Dokumen itu mencantumkan 10 ancaman yang memenuhi syarat untuk direspons dengan nuklir. Di antara ancaman itu adalah pengerahan kekuatan militer di dekat perbatasan Rusia, pengembangan sistem rudal antibalistik, penyebaran sistem senjata konvensional yang dapat menyerang wilayah Rusia, dan potensi rencana sabotase yang dapat menyebabkan bencana lingkungan berskala besar.

Daftar pemicu pembalasan nuklir mencakup informasi intelijen yang terkonfirmasi mengenai serangan besar-besaran menggunakan pesawat, rudal, dan drone, setelah senjata tersebut melintasi wilayah udara Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal