Media Luar Negeri: Ganjar Berjuang Keras Atasi Pengkhianatan Pemilu oleh Jokowi

Ahmad Islamy Jamil
Capres Ganjar Pranowo dan Presiden Jokowi satu mobil meninggalkan Istana Batu Tulis, Bogor, 21 April 2023 sekitar pukul 14.49 WIB, sebelum pengumuman penetapan Ganjar sebagai capres dari PDIP. (Foto: Istimewa)

Tak cukup sampai di situ, Jokowi secara terang-terangan mengatakan bahwa presiden itu boleh memihak di pilpres. Meski memang tidak pernah secara eksplisit mendukung salah satu dari ketiga capres yang berkompetisi pada pemilu 14 Februari nanti, Jokowi kerap kali tampil di hadapan publik bersama Prabowo.

“Ganjar kini berada dalam posisi yang sulit, terikat pada kampanye dan visi politik yang dibentuk oleh Jokowi, namun tanpa dukungan penting darinya,” tulis Reuters.

Ganjar, kata Reuters, telah mengabaikan tawaran Jokowi kepada Prabowo sebagai sebuah “politik”, dan menanggapinya dengan menggandakan agenda populis yang memenangkannya dua kali masa jabatan sebagai Gubernur Jawa Tengah. Dia berjanji untuk menciptakan 17 juta lapangan kerja baru, memperluas kesejahteraan sosial, serta meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat miskin jika terpilih.

Reuters menggambarkan Ganjar sebagai politikus berambut perak berumur 55 tahun yang juga mantan aktivis mahasiswa. Dia adalah putra seorang polisi dan keluarganya mengelola sebuah toko serba ada. “Dia.. telah mengabdi di provinsinya selama dua dekade, dengan masing-masing dua periode sebagai anggota parlemen dan gubernur,” tulis media itu.

Ganjar membangun reputasinya melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat miskin dengan memangkas suku bunga pinjaman mikro, serta membantu petani membeli pupuk. Dia juga akan mewajibkan pegawai negeri untuk memberikan 2,5 persen dari gaji bulanan mereka untuk mendukung program kesehatan, pendidikan, dan bantuan bencana.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Kunjungan Megawati, Elite PDIP Temui Sejumlah Pimpinan Parpol Timor Leste

57 tahun lalu

Purbaya soal Prabowo Nombok Biaya Dinas Luar Negeri: Gak Ada Aturannya, Boleh Saja

57 tahun lalu

Prabowo Teken Perpres Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres Baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Ini Isi Lengkapnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal