McCain Meninggal, Trump Tolak Keluarkan Pernyataan Resmi Gedung Putih

Anton Suhartono
(Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Senator Partai Republik yang juga pesaing Barack Obama dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2008, John McCain, meninggal Sabtu (25/8/2018) sore waktu setempat.

McCain merupakan Senator idealis yang sering berseberangan pendapat dengan Presiden Donald Trump, meskipun mereka sama-sama berjuang di Partai Republik. Ketidaksukaan McCain sudah ditunjukkan sejak 2015, yakni saat Trump mengikuti seleksi di Republik untuk pilpres.

Salah satunya adalah McCain mengungkapkan ketidaksukaannya dengan pernyataan Trump yang merendahkan para imigran Meksiko. Sejak itu mereka sering perang mulut.

Perseturuan keduanya terus berlanjut sampai sebelum McCain mengembuskan napas terakhir. Perbedaan pendapat terakhir mereka antara lain soal penunjukan Gina Haspel sebagai direktur CIA.

Hal ini yang menjadi alasan mengapa Gedung Putih tak mengeluarkan rilis resmi ucapan duka cita dan pengakuan McCain, seorang veteran perang Vietnam yang pernah ditawan selama lebih dari lima tahun, sebagai pahlawan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal