Masuk Bumi Senin, Kecepatan Pesawat Luar Angkasa China 26.000 Km/Jam

Anton Suhartono
Peluncuran pesawat luar angkasa Tiangong-1 (Foto: AFP)

"Pesawat luar angkasa yang jatuh itu tidak menabrak Bumi dengan keras seperti di film fiksi ilmiah, tetapi berubah menjadi hujan meteor yang indah dan bergerak melintasi langit berbintang yang indah saat mereka berlomba menuju Bumi", katanya.

Ada beberapa tempat yang diprediksi akan menjadi lokasi jatuhnya potongan stasiun luar angkasa yang digunakan sebagai laboratorium itu, yakni antara 43 derajat Lintang Utara dan 43 derajat Lintang Selatan. Lokasi itu berada dari Selandia Baru hingga Amerika bagian utara.

Tiangong-1 atau berarti Istana Surga diluncurkan dan masuk ke orbit pada September 2011. Peluncuran pesawat luar angkasa ini merupakan langkah penting bagi China sebelum misi ruang angkasa yang lebih besar pada 2020.

Mulanya, modul pada pesawat yang digunakan untuk mempraktikkan teknik docking manual dan otomatis yang rumit itu digunakan hanya selama 2 tahun, namun penggunaannya menjadi jauh lebih lama. Pesawat sudah tidak digunakan lagi pada 2016 dan menjadi sampah antariksa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Ajaib! Balita Ini Selamat Setelah Jatuh dari Lantai 11 Apartemen

Internasional
3 hari lalu

Ledakan Dahsyat Pabrik Petasan di China, Korban Tewas Jadi 37 Orang

Internasional
3 hari lalu

Tak Ada Ampun! 2 Mantan Menhan China Dihukum Mati karena Korupsi

Nasional
5 hari lalu

Purbaya Siapkan Penerbitan Panda Bond Bulan Depan, Perkuat Pembiayaan hingga Stabilitas Rupiah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal