Terkait ancaman itu, polisi menangkap dan mendakwa seorang pria 70 tahun.
Asosiasi Muslim Lebanon, selaku pihak yang mengelola masjid tersebut, menyatakan kepada Australian Broadcasting Corp (ABC), mengirim surat kepada pemerintah Australia guna meminta dana tambahan untuk petugas keamanan dan CCTV.
Diperkirakan sekitar 5.000 umat Islam datang ke masjid tersebut setiap malam Ramadan untuk melaksanakan Salat Tarawih.
Lebih dari 60 persen penduduk di pinggiran kota Lakemba beragama Islam.
Wali Kota Lakemba Bilal El-Hayek dari dewan Canterbury-Bankstown, tempat Lakemba berada, mengatakan warga merasa sangat cemas dengan ancaman-ancaman tersebut.