Masjid Raya Weizhou di China Tak Jadi Dihancurkan, Umat Islam Lega

Anton Suhartono
Ribuan umat Islam mempertahankan Masjid Raya Weizhou dari rencana penghancuran oleh pemerintah Tongxin, China (Foto: SCMP)

WEIZHOU, iNews.id - Pemerintah daerah Tongxin di Ningxia, China, tak jadi menghancurkan Masjid Raya Weizhou yang dibangun oleh muslim etnis Hui. Masjid sedianya akan dihancurkan pada pekan lalu karena dianggap tidak memiliki izin.

Setelah diskusi alot, pemerintah mendesak pengelola masjid untuk mencabut delapan dari sembilan kubah di masjid yang megah itu. Alasannya, kubah tersebut merupakan simbol dari Arab yang harus dihilangkan. Namun permintaan itu ditolak dengan alasan desain masjid di manapun identik dengan kubah dan tak terkait dengan Arab.

Aksi unjuk rasa menentang penghancuran masjid sudah berlangsung sejak Kamis pekan lalu. Ribuan muslim Hui berkumpul menghalangi upaya eksekusi.

Ini merupakan aksi penentangan umat Islam Hui terbesar terhadap pemerintahan Komunis terkait sinismie agama. Tak hanya Islam yang menjadi korban upaya penghilangan simbol-simbol keagamaan, tapi juga Kristen bahkan Budha.

Warga Weizhou merasa lega setelah pada Sabtu lalu, pemerintah Tongxin, selaku pengelola Kota Weizhou, menjamin tak akan menyentuh masjid itu sampai ada pembicaraan lebih lanjut dengan pengelola.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump

4 hari lalu

Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China

4 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

4 hari lalu

Trump Tuduh China Pegang 220 Juta Data Pemilih AS, Sebut Skandal Terbesar dalam Sejarah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal