Mike Pompeo: China Sengaja Picu Sentimen Antirasial di AS

Arif Budiwinarto
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mark Pompeo (foto: AFP)

"Partai Komunis China memicu perselisihan yang kami lihat di Minneapolis, Portland, dan Kenosha," kata Pompeo dikutip dari AFP, Kamis (24/9/2020).

"Itu menjijikan. Kita tidak bisa membiarkannya terjadi."

"Mereka ingin Anda percaya bahwa benar kemarahan Amerika pada Partai Komunis China terkait penanganannya terhadap virus corona ada hubungannya dengan ras. Itu tidak benar!," lanjutnya.

Covid-19 dan rasisme akan menjadi dua dari enam isu penting yang akan diangkat dalam debat capres AS pada 29 September mendatang.

Amerika Serikat menjadi negara paling terdampak Covid-19 sejak ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO, di negeri Paman Sam saat ini jumlah infeksi telah melewati angka 6,6 juta kasus dengan angka kematian lebih dari 200.000 orang.

Isu rasisme yang mendorong gelombang unjuk rasa di sejumlah negara bagian nyatanya memakan banyak korban, bukan hanya warga kulit hitam sejumlah polisi dan penduduk kulit putih juga jadi korban kekerasan yang diduga ditunggangi kelompok sayap kiri.

Amerika Serikat kerap menyerang catatan hak asasi manusia China termasuk penahanan lebih dari satu juta orang Uyghur dan muslim berbahasa Turki lainya di wilayah barat Xinjiang.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkeu Purbaya bakal Kunjungi China Pekan Depan, Bahas Apa?

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

China akan Bangun Pusat Padi di Papua, Tingkatkan Produksi Beras

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal