Rudd fasih berbahasa Mandarin. Dia telah menulis dan berbicara secara luas tentang hubungan luar negeri negeri kanguru dengan China sejak keluar dari dunia politik pada 2013.
Politikus Partai Buruh itu menyelesaikan gelar doktornya di Universitas Oxford tentang pandangan dunia Presiden China, Xi Jinping, pada September lalu. Rudd juga mengepalai lembaga hubungan internasional Masyarakat Asia di New York.
Dalam sebuah pernyataan, Rudd menegaskan kembali pentingnya aliansi AS dan menyoroti hubungan pribadinya yang erat dengan para pemimpin bisnis dan politik Amerika setelah hampir satu dekade tinggal dan bekerja di negeri Paman Sam.
“Kepentingan nasional kami terus dilayani, seperti yang telah terjadi selama beberapa dekade terakhir, dengan keterlibatan strategis Amerika Serikat yang paling dalam dan paling efektif di kawasan kami,” ungkapnya.
Menurut jadwal, Rudd mulai menjalankan tugas sebagai dubes di AS ada awal tahun depan.