Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan Ditahan di Penjara Super Maximum Security

Muhammad Fida Ul Haq
Mantan Perdana Menteri Pakistan Imran Khan dipenjara di Super Maximum Security (Foto: Reuters)

ISLAMABAD, iNews.id - Mantan Perdana Menteri PakistanImran Khan ditahan di penjara super maximum security. Pengacaranya tidak bisa mengecek kondisi Khan di penjara.

Khan dibawa oleh polisi dari rumahnya di Lahore dan dipindahkan ke penjara Attock di dekat Islamabad. Penjara itu dengan pengadilan.

Khan divonis kasus dugaan korupsi karena menjual hadiah negara secara ilegal. 

Khan diputuskan bersalah karena dengan tidak sah menjual hadiah-hadiah negara selama masa jabatannya sebagai perdana menteri dari 2018 hingga 2022.

Dia diprediksi akan didiskualifikasi untuk maju Pemilu pada November 2023.

"Attock adalah wilayah terlarang bagi tim hukumnya," kata Jubir Imran Khan, Naeem Haider Panjotha seperti dikutip dari Reuters, Senin (7/8/2023).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

4 Prajurit TNI Penyerang Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara, KontraS Singgung Keadilan 

57 tahun lalu

Brutal! Kereta Api Bawa Tentara Pakistan Mudik Idul Adha Dibom, 24 Orang Tewas

57 tahun lalu

Ingin Cepat Akhiri Perang, AS Kirim Proposal Damai Baru ke Iran

57 tahun lalu

Panglima Militer Pakistan Kunjungi Teheran, Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Tercapai?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal