Mantan Menhan Israel Sebut Pemerintahan Netanyahu Tak Bisa Pengaruhi Trump

Anton Suhartono
Mantan Menhan Israel Avigdor Lieberman menilai pemerintahan Benjamin Netanyahu tidak punya kemampuan memengaruhi Donald Trump terkait Iran (Foto: AP)

Oleh karena itu, dia mendesak pemerintahan Netanyahu segera menyiapkan perlindungan bagi jutaan warga Israel yang belum memiliki tempat perlindungan memadai.

“Kita harus bersiap sekarang dan menyiapkan tempat-tempat aman bagi jutaan warga yang tidak memiliki tempat perlindungan yang aman,” ujarnya.

Namun di sisi lain, Lieberman secara terbuka mengakui keterbatasan pengaruh politik Israel terhadap Washington. Dia menyebut pemerintahan Israel saat ini tak memiliki daya tawar kuat untuk mengubah atau menahan keputusan Trump terkait Iran.

Israel sendiri terus memantau dengan cermat penambahan kekuatan militer AS di Timur Tengah sebagaimana diperintahkan Trump. Selain itu, Tel Aviv juga menunggu hasil rencana negosiasi AS–Iran yang dijadwalkan dimulai pada Jumat (6/2/2026).

Kekhawatiran Lieberman juga dipicu pengalaman perang 12 hari pada Juni 2025, ketika Iran melancarkan serangan rudal besar-besaran yang menghantam berbagai wilayah Israel. 

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan serius pada fasilitas militer dan intelijen, serta menimbulkan kepanikan luas di kalangan warga.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal